Berbagi Ilmu Pengetahuan

By Fredikurniawan.com




10 Limbah Yang Dapat dimanfaatkan Sebagai Bahan Pakan Ruminansia

10 Limbah Yang Dapat dimanfaatkan Sebagai Bahan Pakan Ruminansia- Pemanfaatan sumber bahan pakan disekita kita adalah salah satu solusi yang paling tepat untuk menciptakan pakan terbaik untuk peternakan kita, apalagi bila sumber bahan pakan tersebut belum dimanfaatkan, terbuang dan secara ekonomis belum berharga.

Limbah pertanian dan Agroindustri pertanian yang berada disekitar kita merupakan salah satu sumber utama bahan pakan yang masih belum banyak dimanfaatkan secara maksimal. Padahal limbah pertanian dan Agroindustri memiliki potensi yang besar sebagai sumber bahan pakan ternak ruminansia, yang memiliki nilai nutrisi relatif tinggi dan digunakan sebagai sumber energi/protein serta serat yang sangat baik untuk pertumbuhan dan produktivitas ternak ruminansia.

Baca: Cara Beternak Angsa Dengan Mudah

Berikut ada 10 limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak ruminansia:

1. Ampas kelapa

Limbah dari ampas kelapa adalah bungkil atau ampas kelapa, daging kelapa yang banyak dibuang begitu saja. Kandungan daging buah kelapa mengandung 18% protein kasar, 8% lemak dan 12% serat kasar.

2. Ampas tahu

Ampas tahu adalah hasil ikutan yang dihasilkan dari pembuatan tahu, sampai saat ini ampas tahu sangat mudah di dapatkan dan bahkan belum banyak dimanfaatkan sama sekali. Kandungan ampas tahu adalah protein 18%, lemak 3,79%, air 51,63% dan abu 1,21%.

3. Dedak padi

Dedak padi sangat bervariasi tergantung jenis padi dan mesin penggiling padi. Kandungan dedak padi adalah BK 91,26% dan PK 9,96%.

4. Kulit kakao

Kulit kakao juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak ruminansia pada sapi dan domba, namun perlu dilakukan pengelolahan terlebih dahulu dikarenakan kandungan lignin pada kulit kakao cukup tinggi. Pengelolahan tersebut bisa dilakukan dengan cara fermentasi.

5. Kulit kopi

Kulit kopi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan, namun sebagian besar digunakan sebagai pupuk organik pada lahan perkebunan. Kandungan kulit kopi adalah BK 91,77%, PK 11,18%, LK 2,5%, SK 21,74% dan TDN 57,20%.

6. Onggok/gaplek

Onggok juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak ruminansia, dikarenakan memiliki kadar energi tinggi, hampir menyamai jagung tetapi memiliki protein rendah. Kandungan pada onggok ini paling tinggi mengandung sianida, untuk itu perlu dilakukan pengelolahan khusus terlebih dahulu.

7. Jerami padi

Jerami padi sudah yang memanfaatkan sebagai bahan pakan ternak ruminansia, sekitar 31-39%. Namun masih sampai saat ini belum banyak yang mengaplikasikannnya, pengelolahan lain jerami padai digunakan sebagai pupuk sekitar 36-62% dan digunakan untuk keperluan industri 7-16%.

8. Jerami kacang-kacangan

Jerami jenis kacang-kacang  pasti sudah banyak dikenal oleh banyak masyarakat, dan dimanfaatkan oleh peternak. Biasanya yang dimanfaatkan sebagai bahan pakan adalah jerami kedelai (potein 8%, TDN 58,90%), jerami kacang hijau (protein 23,36%, TDN 58,08%), jerami kacang tanah (protein 12,94%, TDN62,29%) dan jerami kacang panjang (protein 12,94%, TDN 62,29%).

9. Jerami jagung

Jerami jagung juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak ruminansia, namun memiliki gizi yang relatif rendah dibandingkan dengan jerami jenis kacang-kacangan. Tetapi lebih baik dari pada jerami padi, kandungan jerami jagung adalah protein 5,15%, TDN 49,54%.

10. Pelepah sawit

Limbah perkebunan kelapa sawit berupa daun dan pelapah sawit dapat dimanfaatkan sebagai sumber pakan ternak ruminansia seperti sapi, kerbau, kambing dan domba. Untuk melakukan pengelolahan pelepah sawit dapat dilakukan dengan cara fermentasi seperti silase.

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang 10 Limbah Yang Dapat dimanfaatkan Sebagai Bahan Pakan Ruminansia.  Semoga berguna dan bermanfaat, namun apabila ada kesalahan dalam penulisan mohon maaf. Jangan lupa share/like. Terima Kasih.

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tempat Berbagai Ilmu Pengetahuan © 2017 Frontier Theme