Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Berbagi Ilmu Pengetahuan

By Fredikurniawan.com




4 Fase Pertumbuhan Bakteri

 Fase- Fase Pertumbuhan Bakteri – Bakteri adalah salah satu kelompok organisme yang tidak memiliki membran inti sel, organisme ini termasuk kedalam prokariota dan berukururan relatif kecil (mikroskopik ) serta memiliki peran besar dalam kehidupan manusia baik menguntungkan maupun merugikan.

Baca: Tanda-Tanda Kambing dan Domba Mau Kawin (Birahi)

Pertumbuhan bakteri sangat relatif cepat dengan membentuk sel-sel baru, dengan memanfaatkan nutrient yang ditempatinya/lingkungannya. Perlu diketahui, ada empat fase pertumbuhan bakteri yaitu fase lage, fase logaritma (eksponensial), fase stasioner dan fase kematian. Untuk lebih lengkapnya perhatikan penjelasan dan pengertian dibawah ini.

Fase Pertumbuhan Bakteri

1. Fase Lag (Fase Penyesuaian)

Fase lag adalah salah satu fase dimana bakteri baru melakukan penyesuaian diri terhadap lingkungan baru yang ditempati. Fase lag ini akan berakhir sangat bervariasi tergantung dengan komposisi media, pH, suhu, aerasi, jumlah sel pada inokulum awal dan sifat fisiogis mikroorganisme pada media sebelumnya.

2. Fase Logaritma (Fase Eksponensial)

Fase logaritma adalah salah satu fase dimana bakteri sudah melakukan penyesuaian dan sel mulai membelah hingga mencapai populasi yang maksimum. Pada fase ini tidak ada menambah populasi, melainkan sel mengalami perubahan dalam komposisi kimia dan bertambah ukuran serta substans intraseluler bertambah. Fase ini juga ditandai dengan periode pertumbuhan yang cepat, setiap sel dalam populasi membelah menjadi dua sel.

3. Fase Stasioner

Fase stasioner adalah salah satu fase dimana terjadi laju pertumbuhan bakteri dengan menuju kematian, sehingga jumlah bakteri secara keseluruhan bakteri akan tetap. Tetapi keseimbangan jumlah bakteri dari keseluruhan akan mengalami derajat pembelahan sel. Hal tersebut disebabkan oleh kadar nutrisi yang berkurang dan akumulasi produk toksik yang menganggu saat terjadinya pembelahan sel.

4. Fase Kematian

Fase kematian adalah fase terakhir pertumbuhan bakteri, dimana fase ini disebabkan oleh peningkatan laju kematian yang melampaui laju pertumbuhan sehingga secara keseluruhan bakteri akan mengalami penurunan populasi dan mengakibatkan bakteri mudah mati. Fase ini ditandai dengan kekurangan nutrisi dalam lingkungan/media bakteri dan toksik yang tidak mendukung atau menganggu laju pertumbuhan maupun pembelahan sel.

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang 4 Fase Pertumbuhan Bakteri. Semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi para pembaca. Terima kasih.

Loading…

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tempat Berbagai Ilmu Pengetahuan © 2017 Frontier Theme