Ilmu Pengetahuan Lengkap

Fredikurniawan.com




Cara Mengatasi Hama Penggerek Batang Tanaman Kopi

Cara Mengatasi Hama Penggerek Batang Tanaman Kopi –   Hama Penggerek batang (Zuzera coffeae Nietner)  atau dikenal juga penggerek batang merah merupakan salah satu hama utama yang menyerang tanaman kopi dan menyebabkan penurunan hasil kopi secara nyata.

Baca:Klasifikasi dan Morfologi Pohon Angsana (Pterocarpus indicus)

Serangan hama ini menyebabkan kerusakan sehingga terdapat lubang pada bagian batang, dan bahkan ditemukan juga lubang  pada bagian ranting/cabang pada tanaman kopi.  Sebagian besar siklus hidup hama ini hidup di dalam batang atau cabang tanaman, pengendalian biasanya menggunakan pestidida racun namun kurang efektif. Oleh karena itu, diperlukan usaha Pengendalian Hama Terpadu (PHT) menggunakan dua atau lebih teknik pengendalian dalam mengatasi hama tersebut, meliputi kultur teknis, biologi, mekanik/fisik dan kimia, untuk mengurangi dampak kerusakan pada tanaman kopi.

Gejala Serangan Hama Penggerek Batang Kopi

 Gejala serangan atau ciri-ciri tanaman yang diserang adalah sebagai berrikut:

  • Adanya lubang gerek berdiameter sekitar 1-2 mm pada pada permukaan batang, ranting/cabang tanaman.
  • Lubang gerek menuju ke bagian dalam hingga mencapai panjang 20-50 mm.
  • Di dalam lubang terdapat larva atau tempat meletakan telur hingga menetas dan sampai tumbuh dewasa.
  • Kerusakan batang disebabkan aktivitas larva yang mengakibatkan rusaknya jaringan tanaman pada lubang tanaman.
  • Akibat adanya lubang gerek dialam batang menyebabkan terganggunya transportasi nutrisi sehingga batang rusak, ranting layu, daun mengguning dan menyebabkan tanaman mati.
  • Selain itu, daun-daun muda akan berguguran sehingga pertumbuhan dan pembuahan terhambat.

Cara Pengendalian dan Mengatasi Hama Penggerek Batang

a. Pengendalian Hama Secara Kultur Teknis

  • Pembersihan sisa-sisa tanaman disekitar area tanaman kopi, bertujuan untuk menggurangi laju peningkatan populasi dan ketahanan hidup hama.
  • Penggunaan penyangga (Barrier crops), seperti tanaman talas atau ubi jalar dengan ketinggian tertentu berguna untuk membatasi penyebarluasan hama sehingga menggurangi populasi atau perkembangan hama.

b. Pengendalian Hama Secara Biologi

  • Penggunaan musuh alami larva Z. Coffeae, yaitu Beauveria bassiana, semut, burung pelatuk sebagai predator larva Z. Coffeae.

c. Pengendalian Hama Secara Mekanik

  •  Pemotongan/pemangkasan batang yang terdapat larva di dalamnya.
  • Jika sudah memasuki serangan telai mencapai akar, perlu dilakukan pencabutan akar/pembongkaran seluruh tanaman. Sisa tanaman tersebut akan dikumpulkan dan dibakar.
  • Penangkapan ngengat dewasa di malam haru menggunakan perangkap cahaya berguna untuk menggurangi populasi.

d. Pengendalian Hama Secara Kimia

  • Pengendalian kimia biasanya menggunakan pestisida sintetik, direkomendasikan menggunakan yaitu 0,25% a.i dieldrin, 2% a.i chlorypyrifos, atau 80% dichlorvos EC (1:100).
  • Di aplikasikan dengan cara menyuntikan insektisida ke dalam lubang gerek pada batang atau cabang, menyumbat atau menutup lubang dengan kapas sebelum dicelupkan insektisida dan menginfus tanaman dengan insektidia sistematik bai melalui batang maupun akar.

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang Cara Mengatasi Hama Penggerek Batang Tanaman Kopi. Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

Loading…

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fredikurniawan.com © 2019 Frontier Theme