Berbagi Ilmu Pengetahuan

By Fredikurniawan.com




Cara Mengatasi Penyakit Hawar Daun Tanaman Padi

Cara Mengatasi Penyakit Hawar Daun Tanaman Padi – Hawar daun Bakteri (Helmithosporium turcicum) atau disebut dengan penyakit kresek adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang tanaman padi pada fase awal persemaian, pembungaan sehinga menyebabkan produksi tanaman padi menurun dan gagal panen.

Baca: Cara Mengatasi Penyakit Busuk Akar Tanaman Cabai

Penyebab penyakit ini disebabkan oleh bakteri Xanthomonas campestris pv. Oryzae. Bakteri ini akan menyebabkan tanaman berubah penampilan, terutamanya pada bagian daun dan terdapat bercak bulat/mengaris berwarna kecoklatan.

Ciri-ciri Tanaman Padi Terserang Penyakit Hawar Daun Bakteri

Ada beberapa ciri-ciri atau kriteria tanaman terserang penyakit ini, umumnya adalah:

  • Munculnya bercak bulat/garis pada daun berwarna kuning, kecoklatan hingga kehitaman di pinggir daun.
  • Daun berwarna yang tidak terserang akan berwarna kuning, dan layu
  • Bila daun dipegang akan rapuh atau hancur.
  • Bila tidak ditanggani segera, daun akan mengering dan berwarna kecoklat hitaman.

Cara Mengatasi dan Mengobati Tanaman Padi Terserang Hawar Daun Bakteri

Ada beberapa cara dan langkah untuk mengatasi, mencegah dan mengobati tanaman padi terserang penyakit tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Menggunakan bibit/benih yang tahan terhadap beberapa penyakit, terutamanya penyakit Hawar Daun Bakteri.
  2. Melakukan sanitasi lahan, dan membersihkan sisa – sisa jerami yang sudah terkontaminasi bakteri dengan cara dimusnahkan.
  3. Menggunakan pupuk Urea atau Unsur Nitrogen tidak berlebihan sesuai dengan takaran, misalnya 250 kg/ha atau dengan menggunakan indikator Bagan Warna Daun (BWD).
  4. Menjaga jarak tanam agar tidak terlalu rapat, sistem yang digunakan sebaiknya pola jajar legowo.
  5. Menggunakan benih/bibit bebas penyakit dan lakukan perendaman menggunakan larutan Corynebacterium sebelum memulai penanaman.
  6. Untuk mengatasi bisa menggunalan penyemprotan fungisida berbahan aktif, misalnya Streptomisin sulfat, Tembaga oksi sulfat, Trifloksistrobin, Tebukonazol, Oksitetrasiklin dll.
  7. Atau juga bisa menyemprotkan bakterisida, misalnya Agrept, Bactoxyn, Plantomycin dan lain-lain.

Baca Juga:

 

Demikianlah informasi tentang Cara Mengatasi Penyakit Hawar Daun Tanaman Padi. Semoga dapat membantu dan berguna bagi para petani. Terima kasih.

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tempat Berbagai Ilmu Pengetahuan © 2017 Frontier Theme