Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Berbagi Ilmu Pengetahuan

By Fredikurniawan.com




Pengertian Otak Besar, Struktur dan Fungsi Otak Besar (Serebrum) Terlengkap

Pengertian Otak Besar, Struktur dan Fungsi Otak Besar (Serebrum) Terlengkap   Dalam kesempatan ini kami menjelaskan mengenai otak besar, apa itu otak besar? Istilah pastinya sering didengar namun kebanyakan tidak mengetahui pengertian, struktur dan fungsi otak besar. Berikut penjelasan terlengkap mengenai otak besar.

Baca: Pengertian Tanah Longsor, Penyebab, Jenis-Jenis, Dampak dan Pencegahannya Terlengkap

A. Pengertian Otak Besar (Serebrum)

Otak besar atau dikenal dengan serebrum merupakan bagian otak terbesar didalam otak, otak besar terdiri dari dua hemisfer yaitu hemisfer kanan dan hemisfer kiri. Hemisfer kanan berfungsi untuk mengontrol bagian tubuh sebelah kiri, sedangkan hemisfer kiri berfungsi untuk mengontrol bagian tubuh sebelah kanan.

B. Struktur Otak Besar (Serebrum)

Struktur otak besar terdiri dari dua jenis yaitu korteks (bagian luar) dan ganglia (bagian dalam) otak besar:

1. Korteks (bagian luar) otak besar

Korteks adalah bagian luar otak besar yang dilapisi oleh lapisan tipis yang memiliki warna abu-abu dan memiliki badan sel saraf yang banyak. Kortex juga dikenal dengan area “Grey matter”.  Pada bagian otak luar saling berhubungan dengan sel sarf lain sehingga membentuk sebuah rantai dan mempermudahkan menerima informasi serta diteruskan melalui komunikasi sel saraf lain. Korteks terbagi menjasi 3 area utama, yaitu:

  • Area asosiasi, adalah area yang berfungsi untuk merekam sebuah kegiatan atau kejadian yang pernah dialami (memori), kemaun dan kecerdasan serta mengatur dalam beberapa fungsi bahas.
  • Area sensorik, adalah area yang berfungsi untuk menerjemahkan informasi ransangan. Contohnya yaitu: suara, cahaya dan pengecapan.
  • Area motorik, adalah area yang berfungsi mengendalikan otot sehingga terjadi suatu gerakan. Contohnya yaitu, gerakan reflek untuk menghindari dari beberapa benda yang berbahaya.

2. Ganglia (bagian dalam) otak besar

Ganglia adalah otak bagian dalam yang dilapisi oleh lapisan yang oleh tebal dibandingkan dengan korteks. Pada bagian dalam otak besar ini banyak mengandung dendrit dan akson.  Fungsi otak besar bagian dalam adalah untuk melakukan koordinasi gerakan, pengatur gerakan tak sadar, fungsi kognisi dan fungsi emosional.

3. Berdasarkan Lobos Otak besar terdiri dari 4 bagian, yaitu

Menurut CDC (2004), lobus pada otak besar yaitu lobus pariotal, lobus frontal, lobus temporal dan lobus oksipital.

a. Lobus Parietal

Lobus parietal adalah lobus yang berada dibagian tengah serebrum. Lobus parietal bagian depan dibatasi oleh sulkus sentralis dan bagian belakang oleh garis yang ditaik dari sulkus parieto-oksipital ke ujung posterior sulkus lateral (Sylvian). Bagian ini berfungsi untuk menerima impuls dari serabut saraf sensorik thalamus yang berkaitan dengan segala bentuk sensasi dan mengenali segala jenis rangsangan somatik (Ellis, 2006).

b. Lobus Frontal

Lobus frontal adalah bagian lobus yang ada di bagian paling depan dari serebrum. Lobus ini mencakup semua korteks anterior sulkus sentral dari Rolando. Daerah ini terdapat area motorik untuk mengtrol gerakan otot, gerakan bola mata; area broca sebagai pusat bicara dan area prefrontal yang mengtrol aktifitas intelektual (Ellis, 2006).

c. Lobus Temporal

Lobus temporal adalah bagian lobus yang ada di bagian bawah dan terpisah oleh lobus eksipital oleh garis yang ditarik secara vertikal ke bawah dari ujung atas sulkus latera. Lobus ini memiliki peran penting dalam kemampuan pendengaran, pemaknaan informasi dan bahasa dalam bentuk suara (ellis, 2006).

d.  Lobus Oksipital

Lobus oksipital ini berada di bagian belakang lobus parietal dan lobus temporal. Lobus ini berhubungan dengan rangsangan visual yang memungkinkan manusia mampu melakukan interpretasi terhadap objek yang ditangkap oleh retina mata (ellis, 2006).

C. Fungsi Utama Otak Besar

  Fungsi utama otak besar adalah untuk  mengatur hampir semua aktifitas yang dilakukan manusia. Selain itu, fungsi otak besar yaitu mengatur gerakan sadar dan tak sadar, merekam kejadian yang pernah dilakukan (memori), fungsi kognisi, fungsi emosional serta menerjemahkan informasi suara, cahaya dan pengecapan.

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang Pengertian Otak Besar, Struktur dan Fungsi Otak Besar (Serebrum) Terlengkap.  Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

Loading…

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tempat Berbagai Ilmu Pengetahuan © 2017 Frontier Theme