Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Berbagi Ilmu Pengetahuan

By Fredikurniawan.com




Sistem Pencernaan Kucing Beserta Fungsinya

Sistem Pencernaan Kucing Beserta Fungsinya –  Kucing (Felis silvestris catus atau Felis catus) adalah hewan peliharaan yang sudah didomestikasi sejak lama.  Kucing adalah peliharaan yang sudah dikenal dan banyak di gemari oleh berbagai kalangan. Hal tersebut, dikarenakan kucing memiliki sifat mudah dijinakan, mudah akrap, dan memiliki bulu serta warna yang beragam.

Baca: Sistem Pencernaan Burung (Aves) Beserta Fungsinya

Berbicara tentang sistem pencernaan kucing dibedakan beberapa menjadi organ, yaitu mulut, kerongkongan, perut (stomach), usus halus, usus besar, rektum dan anus. Lebih jelasnya perhatikan ulasan dibawah ini.

Sistem Pencernaan Kucing dan Fungsinya

1 .Mulut

Mulut adalah sistem pencernaan awal masuknya makanan kucing. Di dalam mulut ada terdapt 12 gigi seri kecil dibagian depan, 10 gigi taring, dan 10  geraham depan serta memiliki lidah yang berfungsi sebagai membantu proses penelatan dan memarut atau merobek daging yang dibantu dengan air saliva (air liur).

2. Kerongkongan (Esopagus)

Kerongkongan adalah tempat menyalurkan dan penghubung antara tenggorokan degan lambung yang berupa saluran, seperti selang kecil. Fungsi utama kerongkongan sebagai tempat penyaluran makanan dari mulut menuju ke lambung.

3. Perut (Stomach)

Perut kucing memiliki struktur seperti kantung yang dapat menyimpan makanan dalam jumlah besar. Permukaan didalam perut kucing dalah serangkaian lipatan, yang disebut lambung berfungsi untuk membantu mengolah dan mencerna makanan.

4. Usus Halus (Small intestine)

Usus halus/kecil memiliki struktur seperti tabung, yang membentang antara perut dan usus besar. Usus halus ini adalah bagian terpanjang dari saluran sistem organ pencernaan lainnya. Usus halus ini memiliki 3 bagian yaitu, duodenum (usus yang mempel pada perut), jejenum (usus terpanjang bagian tengah), ileum (usus terpendek yang menghubungkan usus halus dengan usus besar).

5. Usus Besar (Large intestine)

Usus besar pada kucing pada dasarnya adalah penghubung antara usus halus ke anus. Fungsi utama adalah menyerap air dari tinja yang diperlukan, sehingga menjaga tingkat hidrasi tubuh yang konstan. Fungsi lain adalah menyimpan bagian kotoran yang akan dikeluarkan tubuh.

6. Rektum dan Anus

Rektum dan anus adalah tempat akhir dari sistem pencernaan. Fungsi utama adalah tempat  kotoran terbentuk dan terkumpul yang akan dikeluarkan melalui anus.

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang Sistem Pencernaan Kucing Beserta Fungsinya.  Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

 

Loading…

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tempat Berbagai Ilmu Pengetahuan © 2017 Frontier Theme