Keuntungan dan Kerugian Inseminasi Buatan Pada Ternak

Keuntungan dan Kerugian Inseminasi Buatan Pada Ternak – Inseminasi buatan (IB) adalah deposisi semen kedalam organ reproduksi betina dengan bantuan alat manusia.

Inseminasi buatan juga merupakan salah satu cara pemasukan semen atau spermatozoa kedalam organ reproduksi betina dengan tujuan untuk memulihkan/memperbaiki kualitas genetik ternak.

Baca: Keuntungan dan Kerugian Gaya Gesekan

Memang pada umumnya inseminasi buatan memiliki keuntungan/kelebihan yang sangat baik untuk peternak, namun perlu diketahui inseminasi buatan juga memiliki kerugian juga bagi peternak. Berikut keuntungan dan kerugian inseminasi buatan pada ternak:

Keuntungan dan Kerugian Inseminasi Buatan Pada Ternak

a.Keuntungan Inseminasi Buatan

  • Memperbaiki kualitas genetik
  • Dapat mengatur jarak kelahiran dengan teratur dan tepat
  • Mengurangi biaya penggunaan ternak jantan
  • Menghemat biaya pemeliharaan ternak jantan
  • Mencegah terjadinya kawin sedarah (inbreeding)
  • Menghindari kecelakan fisik yang sering terjadi ketika kawin alami
  • Penggunaan semen beku dapat digunakan dalam jangka lama.
  • Menghindari penularan penyakit/penyebaran penyakit melalui organ reproduksi

b.Kerugian Inseminasi Buatan

  • Kesulitan dalam kelahiran (distokia), apabila penggunaan pejantan lebih besar dibandingkan dengan betina turunan kecil.
  • Identifikasi birahi (estrus) dan waktu pelaksanaan IB tidak tetap akan mengakibatkan tidak terjadinya kebuntingan.
  • Menyebabkan turunnya sifat genetik, jika penggunaan semen beku dari penjantan ynag tidak dilakukan seleksi terlebih dahulu (progeny test).
  • Bisa terjadi kawin sedarah (inbreeding), apabila penggunaan semen beku dari pejantan yang sama dalam waktu yang cukup lama.

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang Keuntungan dan Kerugian Inseminasi Buatan Pada Ternak semoga berguna dan bermanfaat. Terima Kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *