Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kencur (Kaempferia galangal )  

Diposting pada

Klasifikasi Tumbuhan kencur merupakan salah satu jenis tanaman obat yang tergolong dalam suku temu-temuan atau Zingiberaceae dengan genus Kaempferia. Jenis tanaman ini merupakan tanaman tropis yang banyak tumbuh di berbagai daerah di Indonesia sebagai tanaman dipelihara.

Klasifikasi kencur

Baca: Klasifikasi dan Morfologi Tumbuhan Pegagan (Centella asiatica)

Tanaman ini digunakan sebagai obat tradisional dan bumbu masakan sehingga banyak petani budidaya  tanaman kencur sebagai hasil pertanian serta di perdagangkan. Salah satu yang diperdagangkan adalah buah akar atau rimpang di dalam tanah atau disebut rhizoma.

Pada umumnya tanaman kencur ini banyak di budidayakan di Indonesia terutamanya di Pulau Jawa selain itu juga banyak di tanam di India, Malaysia, Taiwan dan China. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di daerah berketinggian 50-600 mdpl, dengan Suhu 25 derajat Celcius 30 derajat Celsius,  intensitas cahaya matahari yang ideal itu 100% atau ternaungi sampai 25%-30%.

Klasifikasi Kencur (Kaempferia galangal L.)

Kingdom: Plantae

Divisi: Magnoliophyta

Kelas: Liliopsida

Ordo: zingiberales

Famili: Zingiberaceae

Genus: Kaempferia

Spesies:  Kaempferia galangal L. 

Morfologi Kencur (Kaempferia galangal L. )

Morfologi Akar

Rimpang kencur ini memiliki bentuk perakaran yang tidak beraturan, berwarna kecoklatan dengan gelap.  Bagian akar memiliki beberapa tunas yang tumbuh sekitar 3-5 Tunas di setiap rimpang. untuk kedalaman Akar tersebut mencapai 3 sampai 5 cm.

Morfologi Batang

Kencur merupakan terna tahunan, berbatang basal tidak begitu tinggi lebih kurang 20 cm dan tumbuh  dalam rumpun. Batang berwarna hijau sampai kecokelatan.

Morfologi Daun

Tumbuhan ini memiliki daun tunggal berwarna hijau dengan pinggiran berwarna merah kecoklatan serta bergelombang. Bentuk daun bundar atau menjorong dengan panjang 7-15 cm, lebar 2-8 cm, ujung runcing dan bagian tepi rata.

Permukaan daun atas tidak berbulu dan bagian bawah memiliki bulu halus. Pangkal daun  berukuran berkisar 3-10 cm Oma dengan pelepah terbenam di dalam tanah dengan panjang 1.5 – 3.5 cm berwarna putih. Jumlah daun kurang lebih 2-3 lembar dengan susunan berhadapan.

Morfologi Bunga

Bunga pada kencur adalah tunggal berbentuk terompet dengan panjang 2.5 – 5 cm

Bunga tersusun setengah duduk, mahkota bunga berjumlah 4-12 buah berwarna putih lebih dominan.

Tanaman kencur berbeda dengan famili Zingiberaceae lainnya,  yaitu memiliki daun merapat ke permukaan tanah, batangnya pendek, akar serabut berwarna coklat kekuningan, rimpang pendek warna coklat, berbentuk jari, dan tumpul.  Pada bagian luar atau kulit rimpangnya Memiliki warna coklat mengkilat, aroma yang spesifik, bagian dalamnya berwarna putih dengan daging lunak dan tidak berserat..

Kandungan dan Kencur (Kaempferia galangal L.)

Kandungan senyawa wa yang terdapat di dalam rimpang kencur adalah Pati, mineral, dan minyak atsiri berupa sineol, asam metil kanil, penta dekaan,  asam cinematic, ethyl aster, p-metoksistirena, borneol, kamphene, paraeumarin, asam anisic dan alkaloid.

Manfaat kencur di gunakan sebagai obat sakit tenggorokan, Obat kembung, penghilang rasa capek setelah beraktivitas,  menambah nafsu makan, infeksi bakteri, obat batuk, disentri, tonikum, ekspektoran, masuk angin  dan sakit perut.

Manfaat tanaman kencur di manfaatkan sebagai bidang industri kosmetik, penyedap makanan atau masakan, minuman dan rempah-rempah.

Baca: Cara Budidaya Cacing Tanah untuk Pemula Keuntungan Besar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.