Berbagi Ilmu Pengetahuan

By Fredikurniawan.com




Cara Budidaya Bekicot Hasil Melimpah

Cara Budidaya Bekicot Hasil Melimpah – Bekicot adalah salah satu hewan yang biasanya muncul dalam jumlah banyak ketika musim hujan sehingga banyak sekali dimanfaatkan untuk masakan seperti sate karena melihat dari kandungan manfaat yang dimilikinya. Sekarang ini untuk memperolehnya tidak terlalu sulit dan harus menunggu musim hujan tiba karena bekicot banyak di budidayakan. Apalagi peminat bekicot begitu banyak, sehingga membuat para pelaku budidaya bekicot semakin antusias untuk melakukan pembudidayaan bekicot.

Baca: Pasang Iklan Murah Blog dan Website di Fredikurniawan.com

Berikut ini cara budidaya bekicot dengan hasil yang melimpah :

1.Tahap persiapan

Anda harus membuat kandang di atas tanah kering, lembab, teduh  yang suhu udaranya sekitar 25 – 30 derajat celcius. Ada beberapa jenis kandnag, diantaranya :

  • Kandang beupa kotak kayu yang terbuat dari lembaran triplek yang diberi kaki degan panjang 1 meter, lebar 1 meter dan tinggi 1,25 meter yang atasnya telah diberi kawat kasa agar bekicot tidak kabur.
  • Kandang dari semen yang ukurannya tidak jauh beda dengan kandang kayu, hanya saja pada bagian dasar kandang di beri tanah mengandung cacing untuk menjaga kelembaban kandang setebal 30 cm.
  • Kandang berupa galian tanah dengan ukuran panjang x lebar x tinggi 1x1x1 meter yang mana tanah galian itu pilihlah yang agak kering dan berada di bawah pohon rimbun.

Anda bisa mencampur antara bekicot yang masih kecil dan besar dalam satu kandang tapi anda harus memisahkan antara bekicot indukan dan bekicot yang akan di panen.

2.Tahap pembibitan

Ada dua jenis bekicot yang dapat di ternak spesies Achatina variegata dan Achatina fulica. Kedua bekicot tersebut memiliki ciri cangkang atau tempurung yang bermotif garis – garis dan berwarna. Jika bekicot  Achatina variegata memiliki warna garis tebal tapi bekicot Achatina fulica memiliki garis yang tidak terlalu tajam atau mencolok. Kedua jenis bekicot ini juga sering kita temui di semak atau kebun – kebun pada umumnya.

3. Pemilihan calon indukan

Jika bibit bekicot unggul masih belum ditemukan di sekitar rmah anda, maka anda bisa mengumpulkan banyak bekicot dari kebun atau semak saat musim hujan dan dijadikan sebagai indukan. Tetapi anda harus memilihnya secara selektif, karena indukan yang bagus adalah indukan yang tidak cacat dan memiliki berat kurang lebih 90 gram serta pastikan bekicot tersebut sehat kondisinya.

4. Reproduksi dan perkawinan

Untuk melakukan perkawinan, maka sebaiknya bekicot jantan dan betina di letakkan pada sat kandang. Bekicot akan melakukan proses perkawainan saat usia 6 – 8 bulan di tempat pemeliharaan dan si induk betina akan berpindah ke tempat yang aman. Mereka akan bertelur disembarangan tempat dan akan menetas dalam jumlah 50 – 100 butir telur. Telur bekicot tersebut berukuran sangat kecil, sekitar 2 milimeter dan si induk bekicot tidak akan menunggui telurnya hingga menetas.

5. Proses kelahiran

Telur bekicot akan menetas ketika sudah cukup umur dan mereka akan menetas secara sendirinya.

Ketika anda memilih untuk membudidayakan bekicot anda bisa memberi mereka makan berupa daun bayam, buah pepaya, daun pepaya, buah mentimun hingga buah terong.  Anda harus memberi mereka makan secara teratur agar tumbuh dengan baik dan membersihkan tempat tinggal mereka secara teratur agar terhindar dari hama ataupun oenyakit yang tidak di inginkan. Pastikan anda menjaga andang selalu teduh dan jauh dari para pemangsa bekicot.

Baca Juga:

Demikianlah Informasi tentang cara budidaya bekicot hasil melimpah semoga berguna dan  bermanfaat. Apabila ingin menambahkan atau bertanya tentang budidaya bekicot silakan tinggalkan dikolom komentar.

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tempat Berbagai Ilmu Pengetahuan © 2017 Frontier Theme