Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Berbagi Ilmu Pengetahuan

By Fredikurniawan.com




Proses Pembentukan Urine Lengkap

Proses Pembentukan Urine Lengkap – Urine atau urin atau air seni atau air kencing adalah sebuah cairan sisa yang dieksresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi.

Adapun pengertian atau defenisi urine adalah sebuah produk limbah yang berupa cairan yang disaring oleh ginjal, kemudian disimpan di kantung kemih  dan dikeluarkan oleh tubuh melalui uretra dengan sebuah tindakan berkemih atau dikenal dengan istilah buang air kecil.

Baca: Pengertian Antropolologi dan Cabang Ilmu Antropologi

Proses Pembentukan Urine

Pembentukan urine terdiri dari 3 tahapan, diantaranya yaitu sebagai berikut:

1. Proses Filtrasi (Penyaringan)

Pembentukan urine pertama kali adalah dilakukannya proses penyaringan. Penyaringan ini dilakukan oleh glomerulus darah yang mengalir dari aorta melalui arteri ginjal, kemudian menuju kebadan malpighi. Hasil dari penyaringan tersebut membentuk urine primer yang mengandung zat-zat glukosa, garam dan asam amino yang sangat bermanfaat dalam tubuh. Urine primer pada umumnya masih sama dengan darah tetapi tidak memiliki kandungan protein dan tidak mengandung elemen seluler, seperti sel darah merah dalam tubuh.

2. Proses Reabsorpsi (Penyerapan Kembali)

Tahapan kedua adalah reabsorpsi merupakan tahap yang terjadinya  penyerapan kembali zat-zat atau kandungan yang dibutuhkan oleh tubuh yang sudah dilakukan penyaringan (filtrasi). Tahap reabsorpsi terjadi dalam proses pembentukan urine, dikarenakan menggunakan zat-zat yang masih dapat digunakan, misalnya asam amino, garam dan glukosa. Zat- zat tersebut akan di serap oleh tubulus proksimal dan lengkung henle. Penyerapan kembali dari urine primer menghasilkan zata disebut urine sekunder (filtrat tubulus) yang memiliki kadar kandungan urea tinggi.

3. Proses Augmentasi (Pengeluaran Zat)

Tahapan terakhir adalah proses augmentasi (pengeluaran zat). Urine sekunder yang sudah dihasilkan oleh tubulus proksimaldan lengkung henle, kemudian akan menuju ke tubulus kontortus distal. Lalu disinilah urine sekunder akan melepaskan zat-zat yang tidak dibutuhkan dalam tubuh melalui pembuluh kapiler. Selanjutnya akan urine akan mengalir dan mengumpul di saluran pengumpul  (tubulus kolektivus), lalu kemudian proses pembentukan air urine sesungguhnya akan mengalir melalui ureter dan menuju kantung kemih dan akan keluar membentuk cairan.

Baca Juga:

Demikianlah informasi yang dapat disampaikan tentang Proses Pembentukan Urine Lengkap semoga berguna dan bermanfaat.

Loading…

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tempat Berbagai Ilmu Pengetahuan © 2017 Frontier Theme