Pusat Informasi Pertanian Masa Kini

By Fredikurniawan.com

Klasifikasi Dan Morfologi Kambing ( Capra aegagrus )

Klasifikasi Dan Morfologi Kambing ( Capra aegagrus ) – Kambing merupakan salah satu ternak yang tergolong dalam ruminansia kecil, yang telah lama di budidayakan dan diternakan di Indonesia. Kambing ini di perkirakan berasal dari Asia Barat, namun juga ada juga mengatakan kambing ini berasal dari Eropa. Kambing menyebar  keberbagai daerah dan provinsi dengan cepat karena pertumbuhan dan perkembangan kambing ini sangat cepat. Kambing juga termasuk hewan mamabiak yang dapat mudah beradaptasi dengan mudah di lingkungan baru.

1

Selain itu, ada beberapa penelitian bahwa kambing ini dapat diklasifikasi berdasarkan tingkatan dan juga morfologinya berdasarkan bentuk serta varietesnya. Hal itu dapat dilakukan dengan melihat klasifikasinya dan morfologinya sebagai berikut.

Baca : Klasifikasi dan Morfologi Pohon Karet ( Hevea bransiliensis )

Klasifikasi kambing

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas: Mamalia

Ordo : Artiodactyla

Famili : Bovidae

Sub famili : caprinae

Genus : Capra

Spesies : Capra aegagrus

Sub spesies : Capra aegagrus hircus

Sumber data : Linnaeus, 1758 : 32

Morfologi kambing

  • Kambing secara umumnya memiliki tanduk dua di bagian kiri dan kanan
  • Kambing berukuran sedang
  • Bobot jantan mencapai 120 kg dan betina 50 kg bahkan lebih tergantung dengan varietesnya
  • Memiliki warna mulai dari hitam, hitam belang putih, putih hitam, dan juga berwarna kecoklatan.
  • Memiliki ekor pendek rata – rata berukuran 2-3 cm
  • Memiliki janggut dengan panjang mencapai 3-4 cm
  • Dahi cembung, dan hidung datar

Keuntungan kambing

  • Nilai ekonimis lumayan tinggi
  • Pertumbuhan dan perkembangan cepat
  • Mudah dibudidayakan dan diternakan
  • Daging kambing memiliki kandungan tinggi
  • Kulit dapat dijadikan olahan lain
  • Benang bisa dijadikan benang

Nilai rata – rata nilai kadar air, lemak dan protein daging kambing

Air  ( % ) Lemak ( % ) Protein
77, 18  ± 0,52 7,61 ± 0,14 18,34 ± 0,25
     
Sumber data : Jurnal penelitan Soeparno, 2009

Baca juga : Klasifikasi Kentang ( Solanum tubercum L )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pusat Informasi Masa Kini © 2016 Frontier Theme