Berbagi Ilmu Pengetahuan

By Fredikurniawan.com




Pengertian,Ciri-Ciri,Klasifikasi dan Contoh Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae)

Pengertian,Ciri-Ciri,Klasifikasi dan Contoh Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae)Angiospermae(tumbuhan biji tertutup) berasal dari Bahasa Yunani, angios artinya “tertutup” dan spermae artinya biji. Jadi secara umum, Angiospermae adalah tumbuhan yang menghasilkan biji tertutup.

Baca: Pengertian,Ciri-Ciri,Klasifikasi dan Contoh Tumbuhan Berbiji Terbuka (Gymnospermae)

Tumbuhan Angiospermae memiliki kelompok yang sangat banyak, kurang lebih sekitar 300.000 spesies. Tumbuhan dari kelompok ini juga sangat berperan pentng bagi manusia maupun hewan sebagai sumber makanan.

A. Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae)

Ciri-ciri umum yang dimiliki oleh tumbuhan angiospermae adalah:

  • Bakal biji terlindungi oleh faun buah, sehingga disebut biji tertutup.
  • Memiliki sistem perakaran serabut dan tunggang.
  • Memiliki batang lunak dan berkayu.
  • Perdu, pohon besar, tumbuh rambat ataupun panjat.
  • Memiliki bunga sebagai alat perkembangbiakan bakal buah.

B. Klasifikasi Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae)

Klasifikasi tumbuhan biji tertutup dibagi menjadi dua kelas, yaitu berkeping satu (Monocotyledonae) dan berkeping dua (Dycotyledonae).

1. Monocotyledonae (monokotil)

Tumbuhan monokotil memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Sistem perakaran serabut.
  • Batang tidak berkambium.
  • Bijinya memiliki satu daun lembaga.
  • Bentung tulang daun melengkung atau sejajar.
  • Jumlah mahkota bunga berkelipatan tiga.

Tumbuhan Monokotil memiliki beberapa suku sebagai berikut:

  • Suku Cyperaceae, contohnya rumput teki (Cyperus rotundus).
  • Suku Palmae, contohnya kelapa (Cocos nusifera).
  • Suku Poaceae, contohnya padi (Oryza sativa) dan jagung (Zea mays).
  • Suku Liliaceae, contohnya lidah buaya (Aloe vera) dan bawang putih (Allium sativum).
  • Suku Orchidaceae, contohnya anggrek merpati (Dendrobium crumenatum).
  • Suku Musaceae, contohnya pisang (Musa paradisiaca).
  • Suku Zingiberaceae, contohnya jahe (Zingiber officinale) dan bunga tasbih (Canna hibrida).

2. Dycotyledone (dikotil)

Tumbuhan dikotil memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Sistem perakaran tunggang.
  • Batang berkambium.
  • Bijinya memiliki dua daun lembaga.
  • Pertulangan daun menyirip atau menjari.
  • Bagian mahkota bunga memiliki jumlah betkelipatan 2,4 atau 5.

Tumbuhan dikotil memiliki beberapa suku sebagai berikut:

  • Suku Asteraceae, contohnya bunga matahari (Helianthus annus).
  • Suku Annonaceae, contohnya sirsak (Annona muricata).
  • Suku Cucurbitacea, contohnya mentimun (Cucumis sativum)
  • Suku Euphorbiaceae, contohnya daun merah (Euphorbia sp.)
  • Suku Solanaceae, contohnya kentang (Solanum tuberosum), cabai (Capsicum frustacens) dan tomat (Solanum lycopersicum).
  • Suku Papilionaseae, contohnya kacang hijau (Phaseolus radiatus) dan kacang tanah (Arachis hypogaea).
  • Suku Piperaceae, contohnya lada (Piper nigrum).
  • Suku Mimosaceae, contohnya putri malu (Mimosa pudica).

Baca juga:

Demikianlah informasi tentang Pengertian, Ciri-Ciri, Klasifikasi dan Contoh Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae). Semoga artikel diatas dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

Loading…

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tempat Berbagai Ilmu Pengetahuan © 2017 Frontier Theme