Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Berbagi Ilmu Pengetahuan

By Fredikurniawan.com




Ciri-Ciri Kucing Sakit dan Cara Mengatasinya

Ciri-Ciri Kucing Sakit dan Cara Mengatasinya | Tanda-tanda kucing sakit –  Kucing adalah salah satu ternak peliharaan yang sangat disukai dan diminati oleh berbagai macam kalangan masyarakat. Hal ini dikarenakan keunikan dan kekhasan yang dimiliki kucing sangat unik dan lucu.

Selain itu, kucing sangat mudah dipelihara sehingga banyak yang memelihara kucing tersebut. Namun, hal yang menjadi permasalahan dalam pemeliharaan adalah sakit. Sebagian pemelihara kucing tidak jelih memperhatikan ciri-ciri atau tanda-tanda kucing dalam keadaan. Berikut ciri-ciri kucing sakit dan cara mengatasi kucing sakit yang harus diketahui.

 

Baca: Ciri-Ciri Kelinci Sakit dan Cara Mengatasinya

Ciri- Ciri Kucing Sedang Sakit

Ada beberapa ciri-ciri atau tanda-tanda kucing sedang sakit, secara umumnya adalah sebagai berikut:

  • Kondisi bulu kusam, kusut dan beberapa kasus bulu kucing mengalami kerontokan.
  • Gerakan kucing tidak lincah atau aktif.
  • Nafsu makan menurun, mengakibatkan kondisi tubuh kurus dan lemah.
  • Kondisi tubuh kucing memiliki temperatur yang tidak stabil, baik kedaan panas maupun dingin.
  • Bila disentuh, bagian telinga akan panas dan terkadang dingin.
  • Kotoran/feses kucing berukuran kecil, lunak dan berair, selain itu kucing akan kesulitan buang air besar.
  • Urine/air kencing kucing juga mengalami perubahan, biasanya berwarna orange menjadi kecoklatan/lebih kotor.
  • Terkadang kucing juga akan mengigil kedinginan.
  • Bersifat menyendiri dan lebih diam daripada sifat normalnya.
  • Sering menggelengkan kepala, meskipun dalam keadaan tidak normal.
  • Terkadang bagian mata berair, mulut dan hidung berair.
  • Terdapat pembengkakan tubuh kucing, misalnya di bagian kaki, mata, tubuh dan sebagainya.
  • Memiliki tingkah laku tidak seperti biasanya.

Cara Mengatasi dan Mengobati Kucing Sakit

  1. Memisahkan kucing yang sedang sakit, dengan kucing lainnya.
  2. Berikanlah obat antibiotik, misalnya Amoxicilin, Ottoprim, Flagyl (Metronidazole), Albon (Sulfadimethoxine), cephalexin/cefadroxil, berikannya sesuai dengan dosis yang ditentukan.
  3. Berikanlah vitamin komplek, misalnya Nutriplus Gel, Vitagel, Curcuma Plus dan sebagainya, bertujuan untuk memenuhi asupan nutrisi dan menambah nafsu makan kucing.
  4. Bisa juga memberikan pakan dengan kandungan nutrisi yang cukup, terutamanya kucing peliharaan, misalnya pakan yang diberikan adalah Whiskas, Pro Plan, Royal Canin, Eureka, Friskies, Nutri Source, Pet Forest, Princes dan sebagainya.
  5. Bersihkan kandang, tempat pakan, tempat minum dan peralatan yang digunakan dengan teratur.
  6. Memandikan kucing minimal 2 kali dalam sehari, dengan menggunakan sabun antibiotik.
  7. Melakukan vaksinisasi kucing secara berskala, misalnya vaksin Tricat (umur 8-10 minggu), Tetracat (umur 12-14 minggu), dan vaksin Rabies (umur 20 minggu).

Baca Juga:

Demikianlah informasi tentang Ciri-ciri Kucing Sakit dan Cara Mengatasinya. Semoga artikel diatas  berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

 

Loading…

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tempat Berbagai Ilmu Pengetahuan © 2017 Frontier Theme